Mengintip Kebijakan Perusahaan Danone Indonesia Dalam Mengembangkan Sumber Daya Manusia dan Menemukan Talenta-Talenta Muda Indonesia

Assalammualaikum wr.wb.

Sebagai ibu dari 2 orang anak yang juga bekerja, saya sudah merasakan berganti perusahaan tempat saya bekerja sebanyak 3 kali dari 15 tahun perjalanan karir saya. Dari berbagai tempat kerja tersebut setiap kantor atau perusahaan punya kebiasaan, budaya dan etos kerja nya masing-masing, dan masih sangat melekat budaya Indonesia yang senior akan lebih dihargai daripada yang muda-muda…dan karyawan wanita hanya dipandang sebelah mata dibandingkan karyawan pria, kesemua itu sudah saya alami. Sebagai karyawan, saya ga menuntut macam-macam hanya meminta kenyamanan bekerja saja, karena jika kita nyaman insya Allah kerja pun jadi semangat dan Perusahaan pastinya akn terbantu dengan semangat kerja dari karyawannya.

Beberapa waktu lalu saya mendapatkan kesempatan untuk berkunjung ke Kantor Danone Indonesia yang terletak di Cyber 2 Kuningan bersama teman-teman Blogger dalam acara “Discovering Talent Management Danone Indonesia”. Selama ini cuma tahu Danone Indonesia ini ya dari produk-produknya terutama Aqua yang merupakan produk fenomenal dari Danone Indonesia tetapi tidak pernah mengetahui dimana letak Kantor Danone Indonesia. Alhamdulillah mendapat kesempatan main-main ke kantornya Danone Indonesia.

Di tulisan ini saya akan mengupas tentang Perusahaan Danone Indonesia mulai dari Kebijakan Perusahaannya, Fasilitas Perusahaan sampai ke Suasana tempat kerja Danone Indonesia yang beda dengan kantor-kantor pada umumnya. Penasaran kan??? Baca terus yah sampai habis 🙂 🙂

Acara dimulai pukul 11.00 WIB bertempat di Danone Academy di Lantai 9 Gedung Cyber 2 yang didahului dengan santap siang sebelum memulai acara.

Danone Academy

Makanan

Visi & Misi Danone Indonesia

Acara Discovering Talent Management dibuka oleh Bpk. Arif Mujahidin selaku Corporate Communications Director Danone Indonesia dan pemutaran video sekilas mengenai Danone Indonesia dan produk-produk dari Danone Indonesia. Beliau menjelaskan bahwa Danone Indonesia memiliki misi untuk berkomitmen membawa kesehatan melalui makanan, misi  ini dapat memberikan dampak positif  kepada sebanyak mungkin orang, dari segala usia,  lingkungan sosial dan budaya  yang berbeda, termasuk karyawan Danone Indonesia sehingga terwujud visi Perusahaan Danone Indonesia yaitu “One Planet One Health” dimana antara Kesehatan manusia dan kesehatan lingkungan saling berkaitan.

Suasana event

Danone sudah berinvestasi di Indonesia sejak tahun 1998 dan akan terus melanjutkan investasinya di Indonesia. Sudah lebih dari 2 juta orang mendapatkan nafkah dari kegiatan Perusahaan Danone Indonesia dan Danone Indonesia telah memiliki lebih dari 15.500 Karyawan yang tersebar di seluruh Indonesia serta memiliki 22 Pabrik, 2 mini pabrik serta 1,5 juta Outlet.

Kehadiran Danone Indonesia tidak hanya berinvestasi secara materi saja namun Danone Indonesia juga memiliki komitmen dan kepedulian terhadap Lingkungan di Indonesia. Sudah banyak program terkait kepedulian Lingkungan yang  diterapkan oleh Danone Indonesia seperti perbaikan sistem irigasi/pengairan di Indonesia, penanaman 2,5 juta pohon di Indonesia, program air bersih di desa-desa yang ada di Indonesia, Merapi Project dan lain-lain.

Tidak hanya kepedulian terhadap Lingkungan, tapi Danone Indonesia juga menaruh perhatian terhadap sosial kemasyarakatan. Danone Indonesia memiliki banyak program yang bertujuan mengembangkan kemampuan dan kualitas dari masyarakat setempat seperti   misalnya Mendirikan Taman Pintar di Yogyakarta sebagai bagian dari program Sari Husada untuk mendukung tumbuh kembang dan pendidikan anak, kemudian ada Program Isi Piringku Campaign yang melatih anak-anak usia 4-6 tahun untuk menerapkan pola makan sehat serta Program Warung Anak Sehat.

 

Commitment To Youth

Danone Indonesia juga memiliki komitmen yang besar terhadap pengembangan bakat dan kualitas generasi muda Indonesia. Melalui programnya Danone Indonesia telah mengirim lebih dari 150.000 anak-anak Indonesia berpartisipasi dalam ajang Global U10-12 Soccer Competition.

Dan melalui Program Temukan Indonesiamu, Danone Indonesia mencari bakat-bakat generasi muda Indonesia dalam menciptakan design dari kemasan produk air mineral Aqua yang menjadi ciri khas dari kekayaan budaya Indonesia.

 

Commitment To Gender Equality

Sebagai informasi, Danone Indonesia sudah mempekerjakan lebih dari 2000 pekerja wanita atau sekitar 14% dari total pekerja Danone Indonesia.

Dan Danone Indonesia sangat memperhatikan kesetaraan Gender (wanita dan pria) untuk mendapatkan kesempatan yang sama untuk berkarier di perusahaan Danone Indonesia.

Dalam memenuhi komitmennya terhadap kesetaraan Gender, Danone Indonesia sudah memiliki Program dan kebijakan yang mendukung pekerja wanita bisa tetap nyaman bekerja di Perusahaan Danone Indonesia.

Kebijakan tersebut berupa : Cuti Melahirkan selama 6 (enam) bulan bagi pekerja wanita dimana kebijakan ini menjadikan Danone Indonesia sebagai satu-satunya Perusahaan yang merupakan pelopor cuti melahirkan melebihi dari standar Perusahaan-perusahaan lainnya di Indonesia, Tidak hanya itu Danone Indonesia juga menyediakan fasilitas yang menunjang pekerja wanitanya untuk lebih nyaman bekerja di perusahaan yaitu dengan menyediakan Lactation Room untuk Pekerja wanita yang ingin memompa Asi atau breast feeding, menyediakan Konseling selama kehamilan Pekerja wanitanya yang dilakukan oleh Ambassador, menyediakan DanCare yaitu  semacam Day Care yang disediakan khusus menjelang lebaran untuk tempat bermain dan menitipkan anak-anak pekerja yang Asisten Rumah Tangganya sedang pulang kampung, serta jam kerja yang felksibel yang kesemuanya itu benar-benar mendukung Pekerja wanita untuk merasa nyaman bekerja di Danone Indonesia. 

Oh ya mungkin tidak banyak yang tahu jika jajaran Board of Directors di Danone Indonesia ini 40% nya adalah wanita…wooowww di Danone Indonesia benar-benar posisi wanita disetarakan dengan pria dan diberi kesempatan yang sama dengan Pria, sementara di kebanyakan Perusahaan masih memandang sebelah mata terhadap pekerja wanitanya bahkan tidak pernah memberi kesempatan kepada pekerja wanita untuk berkembang dan menunjukkan kemampuannya.

Salah satu contohnya adalah Corine Tap – Presiden Direktur PT. Tirta Investama  (Danone-AQUA) sebagai seorang perempuan yang berhasil ada di jajaran Board of Directors mengatakan bahwa “Keberagaman merupakan bagian dari budaya Perusahaan karena kami percaya bahwa latar belakang karyawan yang beragam dapat mendorong organisasi untuk lebih maju dan sehat. Di Danone Indonesia, kesempatan untuk berkembang tidaklah terbatas pada jenis kelamin baik pria maupun wanita. Saya adalah  Presiden Direktur perempuan yang  sangat merasakan dukungan yang diberikan oleh Danone Indonesia dalam mengembangkan karir saya.” Corine juga menjelaskan bahwa kesuksesan karirnya tak lepas dari dukungan keluarganya yang tinggal di Bali, suami beserta keempat anak-anaknya. Jadi, Danone Indonesia merupakan Great Place to Grow bagi pria maupun wanita.

Corine

 

Talent Management Danone Indonesia

Pak Evan

Evan Indrawijaya selaku HR Director Danone ELN Indonesia menjelaskan bahwa Danone Indonesia sangat memperhatikan perkembangan dari karyawannya karena bagi mereka karyawan merupakan Asset dari Perusahaan dan untuk memastikan karyawannya agar dapat terus berkembang, Danone Indonesia memiliki inisiatif yang dilakukan sebagai bentuk talent management bagi karyawannya:

  1. Jaguar Program: Danone memberikan kesempatan bagi karyawannya yang berada di tingkat manajer  untuk terlibat dalam proyek antar negara
  2. Endeavor Program: program pengembangan karyawan untuk menduduki posisi manager
  3. International Assignment: Secara regular Danone Indonesia mengirimkan karyawannya ke Perusahaan Danone di negara lain, untuk mendapatkan pengalaman internasional. Dengan international assignment ini, mereka dapat membangun karirnya di lingkup yang lebih luas.
  4. Talent assessment and development: Untuk memastikan bahwa talent yang dimiliki sesuai dengan kriteria standar yang ditetapkan oleh Danone secara Global, Danone Indonesia melakukan penilaian dan mapping seluruh karyawan Danone Indonesia yang kemudian dikalibrasi oleh talent committee di tingkat departmen, business unit dan Negara (cluster).
  5. Management Trainee: program percepatan jalur karir, bagi para fresh graduate untuk menjadi pemimpin perusahaan, dimana mereka akan mendapatkan pelatihan, dukungan pengembangan diri dan terlibat dalam proyek-proyek menantang.  Setiap tahunnya, Danone Indonesia merekrut sekitar 60 Management Trainee dari universitas terbaik  dari dalam maupun luar negeri dengan penempatan di departemen yang berbeda.

Gustavo Hildenbrand selaku General Manager Nutricia Sari Husada dan General Manager Integration Danone Indonesia menjelaskan bahwa dari tahun ke tahun pelamar yang ingin melamar di Danone Indonesia terus bertambah dan bahkan untuk Program Management Trainee sudah ada lebih dari 40.000 pendaftar di tahun lalu.

Mr. Gustavo juga  menyadari bahwa karyawan yang bergabung di Danone memiliki tujuan lebih daripada sekedar bekerja, yaitu untuk belajar dan berkontribusi pada dunia yang lebih sehat. Dan beliau berharap, dengan apa yang kami lakukan dapat menginspirasi karyawan untuk terus berkontribusi pada dunia yang lebih sehat serta berdampak juga terhadap masyarakat luas.

 

Management Trainee (MT) Star Danone Indonesia

Management Trainee (MT) adalah salah satu program percepatan jalur karir, bagi para  fresh graduate terbaik dari berbagai Universitas di Indonesia. programfresh graduate untuk menjadi pemimpin perusahaan, dimana mereka akan mendapatkan pelatihan, dukungan pengembangan diri dan terlibat dalam  proyek-proyek menantang.

Di event ini pun dihadirkan talent-talent dari MT Star Batch 2014 dan 1 orang dari jalur profesional. Mbak Aci dan Mbak Jovita pun ikut berbagi pengalaman mereka selama direkrut dari jalur Management Trainee Batch 2014 sampai akhirnya mereka bisa sukses sekarang menduduki posisi Senior Brand Manager Nutricia (Mbak Aci) dan Supply Chain Network Optimization (Mbak Novita).

MT Star

Mbak Aci dan Mbak Jovita berbagi pengalaman bahwa walaupun mereka masih sangat muda saat itu, sekitar 22 tahun namun Danone Indonesia memberikan kesempatan dan kepercayaan pada mereka yang masih muda untuk menunjukkan kemampuan mereka memegang proyek penting, bahkan Mbak Jovita yang saat itu baru lulus dari Management Trainee sudah dipercaya memegang proyek jutaan dollar untuk pembangunan Pabrik dan pembelian mesin-mesin.

Jovita dan Aci juga menjelaskan bahwa di Danone Indonesia mereka diberi ruang untuk menyampaikan ide, gagasan, saran dan kritik secara terbuka dan atasan mereka selalu mendengarkan dan menerima setiap ide, saran dan kritik dari bawahan. Inilah yang membuat keduanya menjadi nyaman dalam bekerja dan merasa beruntung bisa bekerja di Danone Indonesia.

 

Office Tour Danone Indonesia

setelah mendengarkan paparan dan penjelasan dari jajaran Management Danone Indonesia, saya dan teman-teman Blogger diajak untuk Office Tour, mengelilingin kantor Danone Indonesia untuk melihat bagaimana suasana kerja dan lingkungan di kantor danone Indonesia.

kami pun dibagi menjadi 2 Tim yaitu Tim A dan Tim B, dimana masing-masing Tim dipimpin oleh Guide yang memiliki rute berbeda atau tidak berbarengan agar tidak terlalu crowded.

Saya masuk ke dalam Tim B, dan Tim B diajak mengunjungi pertama kali adalah Lobby Utama Danone Indonesia di Lantai 12. Di Lobby inilah tempat meeting point bagi Klien, tamu maupun Agent dari Danone Indonesia jika berkunjung ke kantor Danone. Lobby Utama ini sangat luas, di dalamnya juga ada berbagai ruang meeting untuk pertemuan, dan sofa-sofa untuk ruang tunggu tamu Danone Indonesia. Yang menarik dari Lobby ini, saya melihat ada kotak warna warni di bagian kiri belakang receptionist, yang ternyata ini adalah Drop Box, tempat dimana dokumen atau proposal pengajuan Dana untuk event dan dimasukkan dalam Box sesuai dengan unit bisnisnya. Jadi begitu simplenya kita tidak perlu harus mengantar sendiri dokumen ke nagian terkait, menunggu tandatangan dan sebagainya, cukup menaruh dokumen proposal di box ini dan setiap sorenya Dokumen ini akan disampaikan ke bagian Finance untuk diproses.

Drop Box

Kemudian kami pun diajak ke ruang Lactacy Room, dimana ruangan ini adalah tempat para karyawan wanita memompa Asi atau breast feeding. Di dalam ruangan ini ada 2 bilik tertutup untuk breast feeding, kemudian ada kulkas untuk menaruh Asi yang sudah dipompa dan ada tempat minum juga.

Selanjutnya kami diajak melihat ruangan kerja, kubical-kubical dan di setiap lorong kami menemukan tempat sampah yang terdiri dari 3 (tiga) tempat yang diperuntukkan bagi sampah Kertas, Sampah Plastik dan Sampah Umum, dan tempat sampah ini tidak disediakan di masing-masing kubical tapi hanya disediakan di beberapa tempat saja agar karyawan bisa bergerak menuju tempat sampah yang disediakan apabila hendak membuang sampah…yah hitung-hitung berolahraga sambil buang sampah 🙂

tong sampah

Dan terakhir, kami diajak ke ruangan super cozy dan nyaman yang diberi nama Dan Lounge, disini adalah tempatnya para karyawan Danone Indonesia untuk break sebentar dari pekerjaan dan sedikit santai karena disini disediakan Snack Corner, ada TV dan Play station dengan sofa nya yang super empuk, ada sofa-sofa untuk membaca buku, ada tempat duduk buat diskusi santai dan ada peralatan Band nya…kereeeenn banget!! Dijamin setelah dari sini pikiran jadi rileks dan semakin banyak ide-ide bermunculan 🙂 jadi makin semangat bekerja deh.

Setelah Office Tour, kami kembali ke ruangan semula. MbakDewi Suryani selaku Management Trainee and Employer Branding Manager Danone Indonesia menjelaskan sekilas tentang rekruitment Danone Indonesia. Danone Indonesia hanya membuka lowongan melalui websitenya yang dapat di akses di www. dancommunity.com atau dapat dilihat di media sosial Instagram Danone Indonesia yaitu @dancommunityid. Mbak Dewi juga mengingatkan kita jika ada info lowongan di luar website dan akun IG yang sudah disebutkan tadi maka sudah dapat dipastikan bahwa lowongan tersebut bohong atau hoax. Menurut Mbak Dewi, sudah banyak info lowongan Hoax Danone Indonesia yang bermunculan dan menipu banyak korbannya, karena Danone Indonesia tidak pernah meminta uang atau biaya pengganti transportasi maupun akomodasi justru Danone Indonesia yang akan menanggung biaya transportasi maupun akomodasi para kandidat yang lolos seleksi.

Pemenang Best Post.jpg

Gimana setelah  melihat liputan saya di kantor Danone Indonesia?? apakah tertarik untuk melamar ke Danone Indonesia?? saya aja tertarik banget….kira-kira bakal ada buka lowongan untuk posisi saya gak yah di bidang Legal?? hihihihi…siapa tau bisa beruntung join disana :).

Terima kasih Danone Indonesia, atas kesempatan yang diberikan kepada saya untuk mengunjungi kantor Danone Indonesia 🙂

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Iklan

Mom Blogger Community Lahir sebagai Wadah untuk Berbagi & Berkarya para Mom Blogger

Assalammualaikum wr. Wb.

Beberapa waktu lalu tepatnya tanggal 29 April 2018 bertempat di Restoran Ground Up Delicatessen Tebet, saya menghadiri acara Soft Launching Mom Blogger Community.

20180429_123854.jpg

Soft Launching Mom Blogger Community ini di sponsori oleh Azalea by Natur sebagai sponsor utama dan sederet sponsor lainnya. Acara pun dimulai dengan pembukaan dari MC kocak Frizo yang sukses banget membawakan acara dari awal sampai akhir yang mampu menggelitik para Mom Blogger yang hadir saat itu.

Setting table yang dominan warna hijau dan putih yang tertata di Reatoran Ground Up Delicatessen benar-benar membuat sejuk dan adem mata di tengah panasnya cuaca di luar sana.

Acara diawali dengan kehadiran Mbak Sarah, perwakilan dari Azalea by Natur dan Mbak Dewi perwakilan Mom Blogger Community. Awalnya saat saya menerima undangan untuk menghadiri acara Soft Launching ini, saya sama sekali gak mengetahui sedikit pun tentang produk Azalea. Sampai akhirnya setelah dijelaskan mbak sarah bahwa Azalea merupakan satu grup dengan Natur, disinilah saya baru mengerti karena saya sudah cukup mengenal produk Natur dan menggunakan produk Natur dari dahulu sampai sekarang.

Menurut Mbak Sarah, Azalea ini merupakan produk untuk rambut berhijab yang akan memberikan solusi dari semua problema yang dihadapi oleh rambut wanita berhijab. Azalea terbuat dari 90% bahan alami sehingga warna nya berwarna coklat karena dari tumbuh-tumbuhan dan Azalea ini tidak mengandung banyak zat kimia sehingga busa yang dihasilkan ketika menggunakan Azalea Shampoo sangan sedikit berbeda dengan shampoo lainnya yang banyak busanya.

Azalea juga bisa digunakan setiap hari tanpa membuat rambut kering dan rambut oun akan bebas lepek meskipun seharian penuh berhijab dan beraktivitas di luar rumah. Azalea tidak hanya mengeluarkan produk Shampoo tapi juga mengeluarkan Hair Hijab & Body Mist yang akan membuat rambut kita akan tetap wangi seharian meski berhijab. Jadi body mist ini tidak hanya bisa digunakan di badan saja tetapi juga bisa disemprotkan ke rambut…whaaa cocok banget ini buat saya yang bekerja seharian dan selalu menggunakan transportasi ojek online di keseharian saya.

Untuk perawatan rambut agar lebih komplit dan sempurna, kita bisa mengkombinasikan dengan produk Hair Tonic dan Natural Oil dari Natur.

Setelah penjelasan dari Mbak Sarah mengenai Azalea, sesi tanya jawab seputar rambut pun diajukan oleh banyak peserta yabg hadir saat itu. Banyak sekali pertanyaan jika membahas soal rambut namun karena keterbatasan waktu tidak semua bisa bertanya.

Dan saat yang ditunggu dari acara Soft Launching Mom Blogger Community pun tiba…2 orang wanita cantik selaku Founder Mom Blogger Community pun memberikan penjelasan dan pemaparan seputar Mom Blogger Community.

Mom Blogger Community terbentuk pertama kali oleh Mbak Sarah Amallia dan Mbak icha Faizah tanggal 06 Maret 2018, walaupun usianya masih terbilang muda hampir 2 bulan namun Mom Blogger Community ini sudah mengadakan event Blogger sebanyak 2 (dua) kali termasuk acara hari ini.

Kehadiran Mom Blogger Community menurut mbak Sarah Amallia bukan untuk menyaingi komunitas-komunitas blogger lainnya yang sudah lebih dulu ada. Namun kehadiran Mom Blogger Community ini sebagai wadah untuk berbagi dan berkarya diantara para Mom Blogger dalam komunitas ini. Sebagai wadah untuk saling belajar menulis blog, tempat silahturahmi sesama blogger.

 

 

Merawat Rambut Berhijab dengan Rangkaian Produk Azalea inspired by Natur

Assalammualaikum wr.wb.

Saya menggunakan Hijab sejak awal tahun 2009, atau sekitar hampir 10 tahun yang lalu sudah menggunakan Hijab. Dari mulai masih kaku menggunakan hijab sampai udh luwes banget menggunakan hijab…

Alhamdulillah bisa tetap istiqomah menggunakan Hijab sampai sekarang. Walaupun sudah menggunakan hijab bukan berarti tidak merawat rambut…rutinitas merawat rambut seperti creambath sering sekali saya lakukan tapi semenjak sudah menikah dan langsung mengandung sampai melahirka  anak pertama, saya jadi jarang sekali melakukan perawatan rambut ke salon…

Sejak melahirkan anak pertama, menyusui…rambut saya super rontok. Kalau pas mandi selaku meninggalkan segenggaman tangan rambut yg rontok di lantai kamar mandi. Hal ini terus berlangsung sanpai saya punya anak kedua di tahun 2015 . Berbagai merk shampoo dan aneka produk perawatan rambut saya coba namun belum ada yang bisa memberikan solusi kerontokan rambut saya.

Karena hampir bertahun-tahun tidak pernah ke salon untuk perawatan rambut setelah melahirkan anak pertama sampai sekarang, rambut saya pun panjang sampai ke pinggang karena tidak pernah dipotong dan rambut yang terlalu panjang inilah yang mengakibatkan kerontokan rambut saya makin parah.

Sampai akhirnya saya mendapatkan kesempatan untuk mengunjungi salon perawatan rambut wanita di derah Kemang sekitar akhir April 2018, saya pun melakukan creambath sekaligus memotong pendek rambut saya yabg sudah hampir 5 tahun tidak dipotong…yang saya rasakan saat rambut dipotong pendek adalah berasa lega, plong dan enteng bgt.

Setelah memotong pendek rambut saya, saya pun rutin menggunakan Shampoo dari Azalea by Nature yang saya dapatkan dari event Soft Launching Mom Blogger Community tanggal 29 April 2018 lalu. 20180429_101155

Tadinya saya tidak mengetahui jika ada Produk Shampoo untuk rambut berhijab dari Azalea by Natur. Setelah menghadiri Soft Launching Mom Blogger Community inilah saya mengetahui tentang Azalea untuk pertama kali dan baru tahu juga kalau ternyata Azalea ini merupakan satu grup dengan Brand Natur yang lebih dahulu terkenal.

20180429_103427.jpg

Dahulu sebelum saya mengenal Azalea Shampoo, saya mencuci rambut 2 kali sehari agar rambut tidak kering. Namun setelah menggunakan produk Azalea, saya pun mencuci rambut saya setiap hari karena menurut perwakilan dari Azalea Shampoo saat itu dijelaskan bahwa Shampoo Azalea aman jika digunakan setiap hari karena 90 persen menggunakan bahan-bahan alamiah.

Pertama kali menggunakan shampoo Azalea yang saya rasakan kulit kepala saya menjadi adem dan tidak lepek sama sekali meskipun saya menggunakan hijab hampir seharian. Dan yang bikin surprise meskipun digunakan setiap hari tapi tidak membuat rambut saya menjadi kering.

Saya juga mengkombinasikan dengan Hair Tonic Ginseng dari Natur yang saya gunakan setelah keramas dengan Shampoo Azalea. Setelah rambut kering sebelum menggunakan hijab, saya juga menggunakan Natural Oil dari Natur untuk melindungi rambut saya selama beraktivitas diluar rumah dan tidak ketinggalan saya juga menggunakan Azalea Hair Hijab &  Body Mist yang saya semprotkan ke rambut agar rambut tidak bau.

1525793229176698916215.jpg

Hasil saya menggunakan Shampoo Azalea dikombinasikan dengan Hair Tonic Natur, Natural Oil Nature dan Hair Hijab & Body Mist selama hampir 2 minggu ini…sedikit demi sedikit kerontokan rambut saya berkurang sangat signifikan, rambut juga bebas lepek dan tetap wangi sekalipun beraktivitas di luar rumah seharian dan menggunakan transportasi ojek online di keseharian saya.

Akhirnya saya pun menemukan solusi atas problema kerontokan rambut saya setelah bertahun-tahun gonta ganti shampoo..dan kini Azalea Shampoo beserta produk Natur dan Azalea Hair Hiab mist menjadi solusi kerontokan rambut saya..Thanks Azalea dan Natur 😁😁.

 

Bebas Berkespresi dengan Lip Paint Zoya Cosmetics yang Halal.

Assalammualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Ini perdana saya menulis sebuah review produk kosmetik. Karena pada dasarnya emang aslinya saya gak terlalu suka dandan…dan pake lipstik atau lipen pun bisa dihitung dengan jari frekuensinya. Tapi kenapa berani-beraninya nyobain review Lip Paint dari Zoya Cosmetics.

Lho…ini Zoya yang brand hijab itu?? Emang Zoya ngeluarin produk cosmetics?? Ini pertanyaan-pertanyaan yang ada di benak dan pikiran saya pertama kali denger Zoya Cosmetics. Maklum emang ga hobby dandan juga..jadinya ga pernah update sama brand-brand cosmetics Lokal maupun internasional.

Yup benar banget…Zoya yang saya kenal sebagai brand Hijab ternyata memang mengeluarkan produk cosmetics. Saya mengetahui hal ini dari workshop yang saya hadiri beberapa waktu lalu bersama Komunitas ISB dan C2Live. Dan saya makin penasaran ketika mengetahui tentang Zoya Cosmetics dan memberanikan diri untuk mencoba produk Lip paint dari Zoya.

Di awal saya sempat bilang bahwa saya bukan tipikal cewek yang suka dandan bahkan menggunakan lipstik atau lipen bisa dihitung dengan jari. Kenapa ga suka pake lipen? Karena bibit saya tipikal bibir yang mudah banget kering. Kalau menggunakan lipstik atau lipen biasanya hasilnya di bibir saya keliatan retak-retak dan bibir jadi malah gampang kering kalau menggunakan lipstik sehingga saya pun lebih sering menggunakan lip balm dibandingkan lipstik atau lipen.

Ketika saya menerima Lip Paint dari Zoya Cosmetics, saya pun mencoba di bibir dan hasilnyaa…tadaaaa…ajaib…hanya dalam hitungan detik lip paint langsung merata dan cepat kering. Warnanya juga velvety matte banget dan bagus di bibir. Retak-retak yang biasanya selalu ada setiap saya pakai lipstik atau lipen biasa tidak terjadi sewaktu saya mengoleskan lip paint Zoya di bibir.

20180224_160327

Bahkan bibir saya yang biasanya jadi kering setelah menggunakan lip paint ini langsung berasa lembab banget karena ternyata Lip Paint Zoya ini mengandung shea butter yang berfungsi sebagai natural moisturizer yang melembabkan bibir. Dan produk ini long lasting banget lhoo…bisa tahan sampai 12 jam..wooowww dan yang bikin saya lebih senang lagi karena produk Zoya Cosmetics menggunakan bahan-bahan natural yang aman banget buat kulit dan dijamin Halal pastinya, jadi makin bikin saya jatuh cinta nih.

20180224_155530

Sekarang saya bakalan sering menggunakan lip paint zoya ini dan selamat tinggal bibir kering. Dengan zoya lip paint ga ada alasan lagi buat saya untuk minder atau membatasi ruang berekspresi saya karena bibir kering atau lipstik terlihat retak-retak di bibir karena dengan zoya lip paint bibir saya terlihat lembab, no more cracky, dan lipstik terlihat merata dan menyatu dengan bibir.

Lalu bagaimana dengan harganya?? Harganya worth it dan ga akan bikin dompet jebol atau kantong bolong deh sebanding dengan kualitasnya, saya lihat di website zoya cosmetik http://www.zoyacosmetics.com atau instagram nya @zoyacosmetics harga untuk 1 lip paint limited edition ini hanya sekitar Rp. 120.000 aja bisa pesan online. Oh ya warna lip paint Zoya yang saya gunakan di atas adalah warna Elizabeth, merahnya bagus tidak terlalu terang dan tidak terlalu gelap jadi terlihat bagus dan natural di bibir.

Buruan deh yang mau bebas berkekspresi dan pede dengan lipen/lipstik coba deh nyobain Lip Paint Zoya ini. Dijamin bakal ketagihan seperti saya 😁😁

 

Belajar Menemukan Rasa dibalik Tulisan penuh Cinta Bersama Dini Fitria

Pernahkah merasa tulisan kita hambar, tanpa rasa??? ibarat makanan yang hambar kurang garam, saya tidak akan melanjutkan atau meneruskan menyantap makanan hambar tersebut. Akhir-akhir ini saya merasakan momen di saat saya menjadi kurang mood dalam menulis blog, sehingga tulisan saya pun seperti makanan yang hambar. Bagaimana mengembalikan rasa dalam menulis???

Suatu ketika saya pun mendapat info dari fanpage ISB (Indonesian Social Blogpreneur) akan ada workshop “Menulis dengan Cinta” dengan narasumber Mbak Dini Fitria yang merupakan penulis Novel Trilogi “Muhasabah Cinta, Hijrah Cinta dan Islah Cinta”. Walaupun saya bukan pencinta Novel bahkan belum pernah membaca Novel Mbak Dini Fitria (maaf yah Mbak Dini :)), tapi hati saya  tergerak untuk mendaftar workshop ini karena saya ingin sekali bisa menulis dengan cinta agar bisa menemukan kembali rasa pada tulisan saya.

Pucuk dicinta ulam pun tiba, bak gayung bersambut, pihak ISB (Indonesian Social Blogpreneur) pun memilih saya sebagai salah satu dari 30 Blogger yang diundang dalam workshop tersebut. Tanpa berpikir lama, saya pun langsung mengajukan cuti di Kantor demi mengikuti workshop ini.

Rasanya sudah tidak sabar menunggu waktu itu datang, excited seperti sedang menunggu pacar 🙂 🙂 sampai waktu yang dinanti pun tiba. Mendung dan sesekali gerimis menggelayut manja mengiringi langkahku  dari rumah menuju JSC Hive yang menjadi lokasi acara workshop.

Sampai di JSC Hive sekitar 45 menit lebih awal dan disambut oleh Founder ISB (Indonesian Social Blogpreneur) teh Ani Berta, Mbak Dama (admin ISB), perwakilan C2Live dan 2 (dua) orang blogger yang juga sudah datang lebih awal. Suasana yang dingin karena diluar hujan pun menjadi kontras dengan venue workshop JSC Hive yang cozy dan super nyaman karena dikelilingi oleh Bean Bag yang bikin betah berlama-lama duduk dan enggan untuk beranjak apalagi jika ditemani secangkir kopi panas…mmmhhhh hehehehe 🙂 :).

REKAN2 BLOGGER

waktu menunjukkan pukul 10.00 WIB, namun saya dan rekan-rekan Blogger harus bersabar menunggu karena mbak Dini Fitria sedang ada wawancara liputan dari NET TV yang juga nantinya akan meliput workshop ini. Suka sekali dengan style dan gaya berbicara mbak Dini Fitria yang khas, lugas, to the point dan smart.

NET TV

Akhirnya acara pun dibuka oleh Founder ISB, Teh Ani Berta yang juga akan memoderasi workshop ini. Selanjutnya perwakilan dari C2Live pun juga memberikan sambutan sekaligus memperkenalkan apa sih C2Live itu sebenarnya??

 

Ternyata C2Live itu sendiri adalah wadah untuk menampung serta memfasilitasi tulisan-tulisan dan aspirasi dari para blogger untuk dipublikasikan di C2Live. Bpk. Enricko Lukman yang mewakili C2Live menjelaskan bahwa C2Live sendiri memiliki 3 (tiga) aktivitas utamanya yaitu :

  1. Menampung tulisan dari para Blogger yang dipublikasikan dan ditampilkan dalam Website C2Live dengan menyertai backlink dari tulisan aslinya.
  2. Contest, melalui feature C2Live Connect, C2Live sering menyelenggarakan kontes atau lomba Blog bahkan C2Live juga menyediakan fasilitas untuk siapa saja, komunitas apapun untuk menggunakan platform mereka dalam menyelenggarakan Contest atau Lomba Blog.
  3. Meet Up, dimulai dari tahun 2018 ini, C2Live bekerjasama dengan komunitas blogger menyelenggarakan event-event, dan workshop “Menulis dengan Cinta bersama Dini Fitria” ini menjadi event pertama yang diselenggarakan oleh C2Live.

Workshop ini juga disponsori oleh Shafira Corporation yang menaungi Shafira Muslim Fashion, Zoya dan Zoya Cosmetic. Shafira sendiri sudah menggeluti bisnis busana muslim sejak 29 (dua puluh sembilan) tahun yang lalu, sampai akhirnya koleksi-koleksi busana muslimnya sudah melanglang buana sampai ke manca negara dengan ciri khasnya yang memadukan unsur tradisional dan couture.

SAFIRA CORP

Shafira Corporation juga mengeluarkan brand Zoya. Zoya sendiri sudah memproduksi kebutuhan busana muslim dari atas sampai bawah, dari ciput, hijab, manset sampai busana muslim dengan harga yang relatif terjangkau dan memiliki store yang relatif lebih banyak dan  mudah ditemukan. Zoya juga mengeluarkan produk Kosmetik melalui brand Zoya Cosmetic.

SAFIRA HIJAB

Tanpa berlama-lama, akhirnya Mbak Dini Fitria pun memulai workshop dengan antusias, se-antusias saya dan teman-teman Blogger lainnya yang ingin sekali bisa menulis dengan cinta.

DINI FITRIA

Mbak Dini Fitria pun sedikit menceritakan awal mula kehidupannya sampai ia bisa menulis dengan cinta dan menuangkannya dalam Novel Triloginya. Mbak Dini Fitria ini sebelum menjadi penulis Novel merupakan Jurnalis, dan terakhir beliau ini dikenal sebagai produser dari program Jazirah Islam yang sangat Hits di masanya.

Mbak Dini Fitria dibesarkan dari keluarga yang memang sangat mencintai Buku dan sastra yang sudah terbiasa semasa kecilnya membaca buku-buku psikologi, sastra dan Novel sehingga membawanya ke dalam dunia Jurnalistik. Memulai karirnya sebagai Reporter hingga menjadi produser sebuah program televisi dan terakhir mengantarnya menjadi seorang penulis Novel Trilogi Cinta (Muhasabah Cinta, Hijrah Cinta, Islah Cinta) yang menjadi best seller.

Karir mbak Dini Fitria yang sukses bukan berarti mulus-mulus saja tanpa hambatan, Mbak Dini Fitria harus melakukan liputan untuk tempat atau obyek yang tidak ia senangi bahkan ia takuti, namun dunia jurnalistik membuatnya harus mengenyampingkan egonya, menghilangkan rasa takut dan ketidaksukaannya demi mendapatkan tayangan atau liputan yang bagus untuk dinikmati penonton televisi.

Bahkan dalam kehidupannya, Dini Fitria pernah divonis tidak bisa memiliki  anak dan divonis kanker Otak, namun tidak membuatnya patah semangat dan terus berikhtiar serta berdoa sampai akhirnya memiliki 2 (dua) orang anak dan hidupnya tetap ceria seperti saat ini.

Dini Fitria menceritakan perjalanannya mengunjungi India untuk pertama kalinya tahun 2011 ketika akan membuat liputan untuk tayangan televisi, Dini sama sekali tidak menemukan hal-hal yang membuat ia jatuh cinta pada India, bahkan banyak pengalaman tidak menyenangkan tentang India yang ia alami yang membuatnya bersumpah tidak akan pernah kembali lagi ke India.

INDIA

Beberapa tahun kemudian tepatnya di tahun 2016 bersama dengan Falcon, Dini Fitria terlibat project menulis Novel dan siapa sangka jika Dini Fitria harus mengunjungi lagi India untuk project menulisnya…jadi teringat akan ucapan Dini Fitria beberapa tahun lalu yang bersumpah tidak akan lagi kembali ke India, ternyata malah mengharuskan Dini kembali ke India. Ungkapan “Hati-hati terhadap ucapan yang keluar dari mulutmu karena ucapan adalah doa” tepat untuk menggambarkan perjalanan Dini sampai akhirnya kembali ke India untuk kedua kalinya.

Berbeda dengan kunjungan pertamanya ke India, kunjungan kedua kalinya ke India ini Dini berusaha untuk mulai menemukan hal-hal yang membuat ia suka dan jatuh cinta dengan India, agar dia bisa menulis sebuah Buku/Novel dengan penuh Cinta, karena menurut Dini Fitria, sebuah tulisan yang menarik harus mempunyai rasa di dalamnya, agar pembaca bisa ikut merasakan rasa yang ada di dalam tulisan tersebut dan rasa itu baru akan tercipta jika kita bisa menulis dengan cinta.

Menulis dengan Cinta menurut Dini Fitria harus dengan rasa, kita harus mencintai dahulu, mengenal dahulu apa yang ingin kita tulis, seperti pepatah “tak kenal maka tak sayang”, seperti itulah kita dalam menulis.

DINFIT

Masih menurut Dini Fitria, tulisan yang bermanfaat itu adalah ketika tulisan itu memberikan inspirasi, bisa menggerakkan si pembaca untuk melakukan sesuatu “do something”. Tulisan yang bagus diawali dengan kalimat pertama (first sentences) yang bisa menarik pembaca untuk membaca tulisan kita dari awal sampai akhir, karena kalimat pertama (first sentences) menjadi lead-in dalam meng-grab attention pembaca.

Untuk membuat First Sentence atau kalimat prolog/pembuka dalam menulis Blog, gunakanlah kata-kata yang bisa memancing emosi, emnggugah rasa penasaran dan menggugah empati pembacanya.

Tulisan yang tanpa dihayati akan terasa hampa dan tidak memiliki rasa, jiwa. Inilah yang membuat Dini Fitria tergerak untuk menghayati tentang India, agar dia bisa menulis tentang India dengan penuh cinta. Dini berusaha menghayati environtment di India dengan tinggal di rumah penduduk setempat dan berbaur dengan penduduk india.

Dini Fitria juga menghimbau kepada kita rekan Blogger untuk menjadi Penulis yang memiliki identitas, ciri khas karena menjadi penulis yang biasa-biasa saja sudah terlalu banyak sehingga ciri khas lah yang bisa membedakan kita dengan penulis lainnya.

Dini Fitria menjelaskan bahwa ciri-ciri Feature Stories adalah bertutur, deskriptif menggambarkan peristiwa secara gamblang, informatif, gaya penulisan indah, memikat, naratif, prosais, imajinatif, memiliki human of interest.

Tanpa terasa waktu sudah menunjukkan jam 12, dimana harus dipotong terlebih dahulu untuk Ishoma (Istirahat Sholat Makan siang) dan nanti akan dilanjutkan sekitar pukul 13.00 WIB. Menu makan siang kita kali ini di sponsori oleh Kulina, yaitu Menu Ayam Betutu lengkap dengan plecing kangkungnya, dan rasanya enak.

LUNCH KULINA

KULINA

Sedikit sharing bahwa Kulina ini merupakan start up yang bergerak di bidang jasa catering online yang sampai saat ini baru melayani wilayah Jakarta saja. Yang membedakan Kulina dengan catering online lainnya adalah Kulina ini tidak memiliki dapur sendiri, pertanyaannya dimanakah makanan dimasak?? ternyata Kulina ini bekerjasama dengan catering-catering lokal atau rumahan yang tersebar di wilayah Jakarta yang memiliki dapur yang bisa memproduksi makanan sampai 300 pax.

Terus bagaimana Kulina bisa menjaga kualitas makanannya sementara makanan diproduksi bukan di dapur Kulina sendiri?? jadi Kulina sendiri sudah menetapkan persyaratan untuk sebuah catering rumahan atau lokal yang ingin bekerjasama dengan Kulina, salah satunya ketika memproduksi makanan harus hygienis, menggunakan sarung tangan, masker dan penutup kepala agar makanan yang di produksi tidak tercampur dengan benda2 asing. Dan Kulina sendiri sudah menetapkan porsi atau takaran standar yang sama untuk semua dapur catering rumahan yang bekerjasama dengan Kulina sehingga porsi antara dapur yang satu dengan yang lainnya seragam.

Hebatnya lagi biayanya pun terjangkau di kantong para pekerja kantoran, paling tinggi adalah Rp. 25.000 per box makanan dan untuk ayam betutu komplit ini hanya mengeluarkan biaya Rp. 25.000,- per box sudah termasuk biaya ongkos kirim, wahhhh murah banget yah. Kemasan Lunch Box Kulina ini juga microwave friendly lho..karena kita bisa menghangatkan makanan di Microwave kantor bersama dengan box dari Kulina.

Sampai saat ini Kulina baru memiliki layanan untuk Makan siang saja dan baru merambah di wilayah Jakarta dengan sasaran utamanya adalah pekerja kantoran, sehingga ga perlu lagi ribet mikirin mau makan apa hari ini dan ga perlu mengantri.

Setelah selesai makan siang dan sholat, workshop pun dilanjutkan kembali oleh Mbak Dini Fitria. Kali ini topik yang dibahas lebih seru lagi yaitu terkait bagaimana cara menjadi Good Feature yaitu kita harus lebih peka, jam terbang banyak dan sering berlatih, memiliki identitas dan ciri khas serta harus konsisten dalam menulis.

Satu ungkapan dari Mbak Dini Fitria yang berkesan buat saya yaitu, “Menulis itu soal Rasa, temukan rasamu dan jagalah”. Bagaimana cara menemukan rasa pada tulisan?? yaitu menulislah dengan jujur dan bebas.

Akhirnya kata-kata Mbak Dini Fitria itu menyadarkan saya, dan saya menemukan apa yang menjadi kesulitan saya akhir-akhir ini dalam menulis, ya…saya tidak menulis dengan jujur dan bebas, karena kebanyakan tulisan dalam Blog saya adalah sebatas kewajiban yang harusa saya tunaikan dengan batas waktu singkat. Mungkin sebaiknya saya juga harus menemukan dulu rasa sebelum menulis, setidaknya bisa menemukan ketertarikan pada obyek atau subyek yang akan saya tulis barulah saya bisa menemukan rasa pada tulisan saya.

Ahh rasanya waktu 4 jam tidak cukup untuk workshop Menulis dengan Cinta ini, maunya seharian nih membahas topik yang menarik ini hehehehe.

Dan Workshop ini diakhiri dengan Pemberian cinderamata dari Shafira kepada Narasumber Mbak Dini Fitria, Moderator Mbak Ani Berta serta C2Live. Dan banyak hadiah yang diberikan oleh Shafira kepada 3 Tweet terbaik dan 2 postingan IG terbaik selama acara, alhamdulillah saya masuk sebagai salah satu yang berubtung dipilih sebagai best post on instagram yeaaayy…selamat kepada semua pemenang :).

Tak ketinggalan kita semua peserta Workshop mendapatkan Goodie Bag yang cantik dengan isi yang banyak sekali dari para sponsor, Terima kasih ISB, C2Live, Shafira, Zoya dan Zoya Kosmetik.

GB

Dan terakhir sebelum pulang, saya menyempatkan membeli buku Novel Mbak Dini Fitria yang alhamdulillah dapat diskon 10% dari harga normalnya serta bonus tandatangan dari Mbak Dini Fitria, yeaaayyy.

BUKU MUHASABAH CINTA

Mudah-mudahan setelah membaca Novel Mbak Dini Fitria, saya jadi lebih peka dan bisa menulis dengan bebas sehingga bisa menemukan rasa untuk tulisan saya agar yang membaca tulisan saya tidak bosan.

Terima kasih Mbak Dini Fitria, you’re so inspired person 🙂

 

 

Re-branding Koperasi di era Generasi millenial

Jika mendengar kata “KOPERASI” kira-kira apa yah yang ada di pikiran Kids Zaman now atau anak-anak di era millenial??? Kalo saya dahulu koperasi biasanya tempat jual alat  tulis dan jajanan di sekolah.  Tapi bagi generasi millenial, koperasi itu apa yaaah???

Tidak banyak yang tahu koperasi, bahkan banyak diantara generasi millenial yang masih meragukan jika koperasi itu masih ada…dan kalau ditanya apa sih Koperasi itu, jawabannya mulai dari tempat jual ATK kalo pas masuk sekolah atau mau ujian, tempat buat jajan, tempat jual seragam sekolah, atau yang lebih mengerikan gak sedikit yang memberikan stigma buruk terhadap koperasi yaitu tempat yang suka melakukan penipuan penggandaan uang.

Tidak heran memang jika keberadaan koperasi masih dipandang sebelah mata bahkan dipandang negatif oleh sebagian masyarakat dan khususnya generasi millenial. Hal ini karena citra Koperasi sendiri yang banyak terlihat di publik atau yang sering muncul ke permukaan adalah citra koperasi yang seperti itu, padahal ada banyak sekali jenis dan macam dari Koperasi yang mungkin tidak banyak diketahui masyarakat.

Untuk itu diperlukan Re-branding Koperasi, agar citra koperasi semakin positif di mata masyarakat sekaligus membuat Koperasi semakin berkembang dengan melakukan inovasi-inovasi jenis dan macam koperasi.

My Generation dan Problematika Remaja Millenials

Saya menulis tulisan ini sambil mendengarkan lagunya BCL yang berjudul “Pernah Muda”, sambil flash back cerita-cerita seputar kehidupan remaja saya dulu mulai dari sekolah sampai dengan kuliah.

Kehidupan remaja tselalu penuh dengan problematika, konflik-konflik antar teman, sahabat, keluarga, orangtua, guru, dosen dsbnya karena remaja itu masa-masanya pencarian jati diri…ingin mencoba sesuatu yang baru, ingin melalukan sesuatu yg tidak biasa, ingin melakukan pemberontakan-pemberontakan terhadap aturan, norma-norma dan sebagainya hanya agar bisa mendapatkan pengakuan, kepuasan batin dan menemukan jati diri sebenarnya.

Saya pun pernah muda…seperti lagunya BCL, pernah mengalami masa-masa “darah muda” seperti yg dialami remaja-remaja jaman sekarang , pernah menjadi anak pembangkang, pernah bolos kuliah, pernah memberikan jawaban yg aneh saat ujian yg membuat dosen marah, dan lain-lain..karena remaja juga manusia, merrka butuh Break…butuh ruang untuk bisa mengekspresikan apa yg menjadi pemikiran dan pendapat mereka sehingga mereka berhak untuk didengar pleh orangtua, guru dan lingkungan.

Bagi sebagian masyarakat dan keluarga di Indonesia yang masih kental dengan moral, adat istiadat, tata krama, terkadang masih tabu jika ada anak yang memprotes  atau mempertanyakan orangtuanya. Terkadang orangtua tidak memberi ruang pada anak untuk bebas mengekspresikan apa yang menjadi pendapatnya, pemikirannya sehingga tidak mau mendengarkan anak, ketika anak mempertanyakan tindakan orangtua atau memprotes dianggap sebagai anak pembangkang dan sebagainya…disinilah sering erjadi konflik antara orangtua dan anak.

Kehidupan remaja sangat berwarna-warni, penuh dengan keceriaan sekaligus punya begitu banyak problematika yang tidak akan pernah habis untuk dibahas. Karena itu IFI Sinema yang sudah menekuni dunia perfilman sejak tahun 2007 pun ikut mengangkat tema seputar remaja dalam film terbarunya berjudul “My Generation”.

Menggandeng sutradara terkenal Mbak Upi, IFI Sinema pun membuat Film “My Generation” dengan mengangkat tema  mengenai problematika remaja jaman sekarang atau dikenal dengan istilah millenials. Film ini akan tayang pada tanggal 09 Nopember 2017 dan tanggal 10 Oktober 2017 yg lalu sudah dipublish trailer film “My Generation”

Dan melalui film terbarunya ini, IFI Sinema pun menggandeng nama-nama pemain muda baru sebagai pemeran utama yang belum mempunyai nama di dunia perfilman dengam misi agar ada regenerasi pemain-pemain film baru yang kelak akan menjadi pemain film bertalenta. Keberanian IFI sinema menggandeng pemain batu di dunia perfilman patut diacungi jempol karena bintang-bintang baru seringkali tidak mendapatkan panggung karena tidak mendapatkan kesempatan dan kalah pamor dibandingkan pemain-pemain senior yang sudah lebih dulu mendapatkan nama.

Selain menggandeng pemain-pemain baru di dunia perfilman, Film my generation juga melibatkan banyak pemain bintang senior yang namanya sudah tidak asing lagi di dunia perfilman seperti Surya Saputra, Ira Wibowo, Tyo Pakusadewo, Joko Anwar, Indah Kalalo dan lain-lain yang akan menghibur penikmat film dengan akting mereka yang selalu memukau.

Film My Generation ini mengisahkan tentang persahabatan 4 anak SMA : Zeke, Konji, Suki dan Orly yang gagal pergi liburan karena viralnya video yang mereka buat  di sekolah yang berisi tentang protes terhadap Guru, Sekolah, Orangtua sehingga mereka dihukum tidak boleh pergi liburan.

Namun ke-4 sahabat ini tidak berputus asa dan meratapi hukuman mereka, tapi justru liburan sekolah yang tidak istimewa itu membawa mereka pada kejadian-kejadian dan petualangan yang memberikan banyak pelajaran di kehidupan mereka. Ke-4 sahabat ini memiliki karakteristik yang berbeda dengan konflik dan problematika remaja yang berbeda-beda pula sehingga film ini akan banyak memainkan emosi penontonnya dengan menghadirkan berbagai konflik dan problematika seputar remaja millenials.

Film ini jangan hanya dilihat dari sisi kacamata orangtua saja yang hanya melihat dari norma, aturan, adat istiadat tanpa memberi ruang buat anak untuk bisa didengar apa yang menjadi keinginannya..sehingga orangtua bisa banyak belajar untuk lebih memahami anak dan menggunakam pendekatan yang cocok bagi remaja millenials agar apanyang kita sampaikan bisa diterima dengan baik oleh anak  tanpa ada saling curiga.

Wahhh jadi gak sabar yah pengen liat film nya tayang Nopember 2017 nanti, karena sebagai orangtua terkadang ego kita sebagai orangtua lebih besar sehingga seringkali cara penyampaian yang digunakan terkesan otoriter, menggurui dan tidak disukai oleh anak…film ini bisa jadi bahan introspeksi juga buat para orangtua sehingga bisa memperbaiki hubungan orangtua dan anak menjadi lebih harmonis.